Tiga Hal Yang Harus Anda Ketahui Untuk Pencegahan Virus Corona, SIlahkan Kunjungan Laman Resmi di https://www.covid19.go.id

Asesmen Kompetensi Minimum Dan Survei Karakter Gantikan Ujian Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

Pada tahun 2020 akan diterapkan ujian yang hanya diselenggarakan oleh sekolah yang bersangkutan. Harapannya agar guru dan sekolah lebih leluasa dan merdeka dalam memberi penilaian terhadap hasil belajar siswa. Pada tahun 2020 juga merupakan pelaksanaan UN untuk terakhir kalinya. Pada tahun 2021 akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter  terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

Nadiem menjelaskan 'literasi' bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan 'numerasi' adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan 'literasi' dan 'numerasi' bukan mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi.

Terkait survei karakter, Nadiem mengatakan selama ini pemerintah hanya memiliki data kognitif dari para siswa tapi tidak mengetahui kondisi ekosistem di sekolah para siswa. Survei ini akan menjadi panduan untuk sekolah dan pemerintah. Survei karakter diharapkan jadi tolok ukur untuk bisa memberikan umpan balik bagi sekolah dalam melakukan perubahan.

Pelaksanaan ujian tersebut akan dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (misalnya kelas 4, 8, 11), sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya.

Sumber: Kemdikbud.go.id

 

Statistik Pengunjung

1.png0.png7.png5.png0.png
Today30
Yesterday49
This week30
This month1267
Total10750

Who Is Online

1
Online