Pemda Kab/Kota di Luar PPKM Darurat dan Termasuk Wilayah Zona 1 Aman Tetap Laksanakan PTM Terbatas

PAUDPEDIA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah Kabupaten/Kota diluar PPKM Darurat yang wilayahnya berada di zona aman tetap memprioritaskan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) meski saat ini tengah berlaku masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali serta 15 Kabupaten/Kota tambahan lain.

Menurut Menko Muhadjir, PTM harus tetap menjadi opsi utama yang harus dipilih oleh pemerintah daerah dari pada pembelajaran daring. Dengan catatan, daerah harus berada di dalam zona aman, serta dengan pengawasan ketat dari pemerintah daerah khususnya Satgas Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau pelaksanaan PTM di Pondok Pesantren Tri Bhakti Al-Falah Yukum Jaya dan SMP Muhammadiyah Boarding School Poncowati, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

"Karena bagaimanapun dengan kondisi yang ada saat ini belajar tatap muka masih dibutuhkan. Masih sangat penting. Karena itu kalau tatap muka masih sangat dimungkinkan dan sangat aman, maka laksanakan itu (proses pembelajaran tatap muka)," ujarnya.

Mantan Mendikbud itu menegaskan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring hanya dilakukan apabila suatu wilayah dalam keadaan darurat Covid-19 yang membahayakan peserta didik.

"Jangan ikut-ikutan kemudian semuanya berjalan daring. Daring itu yang terpaksa dalam suasana Covid-19 yang sangat mengancam anak-anak sekolah. Tapi kalau betul-betul bisa dipastikan aman sebaiknya tetap tatap muka," tegasnya.

Karena itu, Muhadjir meminta kepada pemerintah daerah untuk dapat memperhatikan kondisi zona Covid-19 di wilayahnya. Kata dia, pemerintah daerah perlu dengan bijak menentukan wilayahnya dari tingkat kelurahan dan kecamatan yang aman untuk menjalankan PTM.

"Saya minta pemerintah daerah jangan hanya cari aman, yang penting enak, enak daring gak usah ngurus sekolah. Itu gak bagus. Jadi kalau sekolah bisa menyelenggarakan pendidikan tatap muka secara aman itu sebaiknya ya pilih tatap muka," tuturnya.

Kejar Ketertinggalan

Dalam peninjauannya di Pondok Pesantren Tri Bhakti Al-Falah Yukum Jaya dan SMP Muhammadiyah Boarding School Poncowati, Menko PMK didampingi oleh Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan jajaran pejabat di Kabupaten Lampung Tengah.

Muhadjir memastikan pelaksanakan PTM di sana sudah sangat baik dalam penerapan protokol kesehatan, serta telah dipastikan semua peserta didik dan para tamu yang datang dalam keadaan sehat. "Saya lihat di sini sudah sangat memenuhi prokes. Kalau ini berlangsung setiap hari seperti ini saya kira sudah sangat baik."

Diketahui, saat ini Kabupaten Lampung Tengah berada di wilayah resiko penularan Covid-19 zona oranye. Meskipun begitu, berdasarkan laporan Bupati Lampung Tengah, wilayah Kecamatan Terbanggi Besar merupakan wilayah zona kuning, yang merupakan zona penularan terkendali.

Menko Muhadjir mengapresiasi keputusan Bupati Lampung Tengah yang mengizinkan pelaksanaan PTM di kedua sekolah tersebut. Menurut dia, keberanian pelaksanaan PTM di daerah akan bagus untuk mengejar ketertinggalan dalam urusan pendidikannya dari Ibu Kota.

"Saya mohon betul di sekolah-sekolah khususnya di Pondok Pesantren yang bisa melakukan sekolah tatap muka itu sangat bagus untuk mengejar ketertinggalan dari kota. Kalau daerah bisa memanfaatkan, ini peluang untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan," pungkasnya.

 

Penulis  : Eko
Sumber: https://anggunpaud.kemdikbud.go.id

Statistik Pengunjung

1.png8.png6.png7.png2.png9.png
Today239
Yesterday657
This week2957
This month9746
Total186729

Who Is Online

2
Online